Page 154 - In a Blue Moon
P. 154
di hari ulang tahun laki-laki itu dengan muncul mendadak di
Ramses membawa kue ulang tahun bersama beberapa orang
temannya yang juga dikenal Lucas. Tetapi Lucas sama sekali
tidak terlihat senang melihat Miranda dan dua puluh orang
teman-teman mereka muncul di ambang pintu dapurnya
sambil berseru, ”Selamat ulang tahun!” Oh, tidak. Pria itu
sama sekali tidak senang. Miranda tidak bisa melupakan raut
wajah Lucas ketika ia mengomeli Miranda di ruang kerja ini.
Kenangan tidak menyenangkan itu membuat Miranda me-
mandang ke sekeliling ruangan itu sambil meringis. Matanya
mendarat di sebuah kotak di meja kerja Lucas. Kotak itu
memiliki motif yang sama seperti kotak A Piece of Cake
yang sedang dipegangnya. Ia menghampiri meja agar bisa
melihat lebih jelas. Benar, kotak itu memang kotak kue dari
152
A Piece of Cake. Di bagian atas kotak terdapat catatan ber-
tuliskan, ”Milik pribadi. Yang berani menyentuh isi kotak ini
akan dihukum berat. Termasuk kau, Jared.”
Miranda membuka kotak itu dan di dalamnya hanya ter-
dapat dua potong tartlet.
”Ada apa, Miranda?”
Miranda berputar dan menyunggingkan senyumnya yang
sempurna, walaupun ia sudah bisa menduga hal itu tidak
akan berpengaruh pada Lucas. Lucas adalah salah satu di
antara sedikit pria yang tidak terpesona atau berubah penu-
rut begitu melihat senyum Miranda. Itulah salah satu hal
yang membuat Miranda menyukainya, selain kenyataan bah-
wa Lucas Ford adalah pemilik dan koki kepala Ramses yang
terkenal. Dan kalau boleh jujur, Miranda berharap sikap
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 152 3/30/2015 10:43:20 AM

