Page 161 - In a Blue Moon
P. 161
ku setelah mereka menonton pertunjukan di Broadway. Bu-
kankah begitu, Sophie?”
Oh, Sophie bersumpah ia akan mencakar wajah Nic yang
tampan itu.
”Kupikir kau tidak menyukai Lucas Ford, Sophie,” komen-
tar kakeknya.
”Itulah yang kukatakan padanya,” timpal Spencer. ”Tapi
sepertinya mereka baik-baik saja.”
”Tunggu sebentar. Tunggu sebentar,” kata Tyler sambil
mengacungkan satu tangan. ”Sepertinya aku satu-satunya
orang di sini yang tidak tahu apa-apa, Sophie.”
Sophie mendesah pelan dan menoleh ke arah kakak su-
lungnya. ”Ya?”
”Apa hubunganmu dengan Lucas Ford?”
159
”Tidak ada,” sahut Sophie cepat.
Nic mengeluarkan suara seperti dengusan. Sophie meng-
abaikannya.
Sebelah alis Tyler terangkat, tetapi ia tidak berkata apa-
apa. Sophie tahu kakaknya masih menunggunya menjelaskan.
”Tidak ada hubungan khusus,” Sophie menambahkan. ”Ka-
keknya memang ingin menjodohkan kami, tapi dia tidak
akan berhasil. Aku tidak... Dia tidak...” Sophie berhenti se-
jenak untuk menarik napas. ”Maksudku, kami hanya ber-
teman.”
”Jadi kalian sekarang sudah berteman?” tanya kakeknya
sambil tersenyum polos.
”Yah...” Sophie mengangkat bahu dengan gerakan sambil
lalu. ”Kurasa begitu.”
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 159 3/30/2015 10:43:20 AM

