Page 165 - In a Blue Moon
P. 165

tang	Lucas	Ford	di	depan	kakak-kakakku	sebelum	aku	kehi-
                langan	kesabaran	dan	menusuk	lenganmu	dengan	garpu.”
                  ”Tapi—”
                  ”Tidak	boleh	mengoceh	tentang	Lucas	Ford.”

                  Nic	mendesah	dramatis.	”Oh,	baiklah.	Terserah	apa	kata-
                mu.”	Ia	diam	sejenak,	lalu,	menambahkan,	”tapi	di	mana	cin-
                cinmu?”
                  Sophie	 mengerang	 sebal,	 lalu	 memukul	 lengan	 Nic	 dan
                mendorongnya	keluar	dari	kamar.







                Ia	tidak	menunggu	telepon	dari	Lucas	Ford.	Tentu	saja	tidak.
                Sophie	masih	belum	tidur	walaupun	waktu	sudah	menunjuk-   163

                kan	hampir	tengah	malam	karena	acara	komedi	malam	yang
                ditayangkan	di	televisi	sangat	lucu.	Karena	itulah	ia	berkeras
                menonton	 acara	 itu	 sampai	 selesai	 sambil	 berbaring	 di	 sofa
                ruang	tamunya	meskipun	ia	sudah	menguap	beberapa	kali.
                  Yep.	Itulah	alasannya.	Bukan	karena	ia	sedang	menunggu
                telepon	dari...	Oh!

                  Sophie	 tersentak	 ketika	 ponselnya	 berdering.	 Ia	 bangkit
                duduk	 dan	 meraih	 ponselnya	 di	 meja.	 Ia	 membaca	 nama
                yang	muncul	di	layar	dan	tersenyum	kecil.	Ia	menekan	tanda
                ”jawab”	dan	menempelkan	ponsel	ke	telinga.	”Halo?”
                  ”Sudah	 larut.	 Kenapa	 kau	 masih	 belum	 tidur?”	 tanya

                Lucas	Ford	tanpa	basa-basi.	Suaranya	terdengar	lelah,	namun
                ceria	seperti	biasa.







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   163                     3/30/2015   10:43:21 AM
   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170