Page 203 - In a Blue Moon
P. 203

Sophie	 mengangkat	 sebelah	 alis.	”Kupikir	 kau	 menyukai
                kehebohan.”
                  ”Well,	 kita	 tidak	 mungkin	 menimbulkan	 kehebohan	 yang
                akan	mengacaukan	hari	istimewa	Miss	Mabel,	bukan?”
                  Lucas	benar.	Apabila	Lucas	memberikan	bunga	ini	kepada-
                nya	 di	 Jump	 Start,	 semua	 orang	 pasti	 heboh	 dan	 perhatian

                akan	teralihkan	dari	Miss	Mabel	dan	pesta	ulang	tahunnya.
                  ”Jadi,”	kata	Lucas	agak	ragu,	”kau	menyukainya?”
                  Sophie	menunduk	menatap	bunganya	dan	tersenyum.	”Ya,”
                sahutnya.	 Kemudian	 ia	 mengangkat	 wajah	 dan	 menatap
                Lucas.	”Sangat.”
                  Lucas	mengembuskan	napas	lega	dan	senyumnya	mengem-
                bang.	”Bagus.”
                  ”Terima	kasih,”	tambah	Sophie	agak	terlambat.
                                                                          201
                  Lucas	hanya	mengangkat	sebelah	bahu.
                  Mereka	berpandangan	selama	beberapa	saat.	Sophie	sudah
                tahu	 sejak	 dulu	 bahwa	 mata	 biru	 gelap	 Lucas	 Ford	 selalu
                berhasil	menawan	siapa	pun	yang	ditatapnya.	Termasuk	diri-
                nya	dulu.	Dan	kini	ia	merasakannya	lagi.	Selain	jantungnya
                yang	 berdebar	 lebih	 cepat,	 Sophie	 mendadak	 juga	 merasa
                agak	 sulit	 bernapas.	 Ia	 butuh	 oksigen.	 Sekarang	 juga.	 Ia
                cepat-cepat	mengalihkan	pandangan	dan	bergumam,	”Kurasa

                sebaiknya	aku	keluar	sekarang.”
                  ”Baiklah,”	sahut	Lucas	ringan.
                  Sophie	membuka	pintu	mobil	dan	melangkah	ke	trotoar.
                Udara	dingin	yang	menyambutnya	begitu	ia	keluar	dari	mobil
                yang	hangat	membuatnya	menggigil.	Saat	itu	Lucas	juga	ikut
                keluar	dari	mobil.







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   201                     3/30/2015   10:43:24 AM
   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208