Page 205 - In a Blue Moon
P. 205

Bab Delapan Belas













                RAMSES sudah pasti bukan Eastern Sea.
                  Itulah	yang	dipikirkan	Nicholas	Li	ketika	melangkah	me-
                                                                          203
                masuki	 Ramses,	 langsung	 membandingkan	 restoran	 mewah
                ini	 dengan	 restoran	 orangtuanya	 di	 Chinatown.	 Ia	 menga-
                gumi	 aula	 depan	 Ramses	 yang	 bergaya,	 dengan	 lantainya
                yang	 berkarpet,	 dindingnya	 yang	 berlapis	 kayu	 berkualitas
                bagus,	sofa	dan	kursi	berlengan	bergaya	klasik	yang	terlihat
                empuk.	 Sebagai	perancang	 interior,	Nic	 sangat	terkesan	de-
                ngan	desain	Ramses.
                  Setelah	 menyebutkan	 nama	 Lucas	 Ford	 kepada	 mâitre  d’
                tampan	berkebangsaan	Eropa,	ia	pun	dibawa	ke	ruang	utama

                restoran	yang	lebih	berkesan	lagi.	Sebenarnya	jam	tujuh	ma-
                lam	 masih	 dianggap	 terlalu	 awal	 untuk	 makan	 malam	 bagi
                sebagian	besar	penduduk	New	York,	namun	Nic	melihat	ti-
                dak	sedikit	meja	di	Ramses	sudah	terisi.	Kelihatannya	orang-
                orang	 tidak	 keberatan	 makan	 malam	 lebih	 awal	 apabila	 itu







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   203                     3/30/2015   10:43:24 AM
   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209   210