Page 52 - PENDIDIKAN JASMANI KELAS 6
P. 52
Ringkasan Materi
A. Kebugaran Jasmani dan Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) berpengaruh terhadap aktivitas fisik
seseorang. Jika tubuh kurang gerak, daya tahan tubuh akan menurun. Kondisi ini menyebabkan
seseorang mudah terkena penyakit, misalnya penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh
darah. Oleh karena itu, seseorang perlu meningkatkan kualitas kebugaran jasmani.
1. Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh dalam melakukan aktivitas sehari-
hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki sisa cadangan tenaga
untuk melakukan aktivtias kembali.
a. Unsur-unsur kebugaran jasmani
Kebugaran jasmani termasuk salah satu aspek fisik yang terukur. Kebugaran
jasmani diartikan kemampuan melakukan aktivitas tanpa merasa lelah dan masih
memiliki tenaga untuk melakukan aktivitas lain dalam waktu lama. Setiap orang
memiliki tingkat kebugaran jasmani yang berbeda-beda. Kebugaran jasmani dapat
dilatih melalui serangkaian latihan kebugaran. Kebugaran jasmani mempunyai
beberapa komponen sebagai berikut.
1) Kekuatan (strength)
Kekuatan adalah kondisi tubuh dalam menggunakan otot untuk memaksimalkan
tenaga ketika melakukan suatu aktivfitas fisik. Kekuatan sangat penting dalam
setiap aktivitas olahraga karena dapat mencegah terjadinya cedera serta
merupakan daya penggerak. Kekuatan otot yang baik dapat didapatkan dengan
rutin melakukan latihan secara konsisten.
2) Daya tahan (Endurance)
Daya tahan atau endurance ialah kemampuan seseorang dalam menggunakan
organ tubuhnya seperti paru-paru dan jantung dalam waktu yang cukup lama
dan tempo yang berbeda (antara sedang dan cepat) secara efektif dan efisien
serta tanpa merasakan sakit dan lelah yang berarti.
3) Kecepatan (speed)
Kecepatan adalah waktu yang dibutuhkan seseorang dalam melakukan gerakan
yang berbeda dan berkesinambungan. Makin sedikit waktu yang dibutuhkan maka
dapat disimpulkan bahwa seseorang tersebut memiliki kecepatan yang bagus.
Keahlian yang satu ini sangat diperlukan pada olahraga yang membutuhkan
kecepatan, misalkan lari sprint 100 meter atau 200 meter. Kecepatan sendiri terbagi
menjadi tiga jenis, yakni kecepatan sprint, kecepatan reaksi, dan kecepatan bergerak.
Faktor-faktor yang memengaruhi kecepatan adalah sebagai berikut.
a) Teknik.
b) Waktu reaksi.
c) Kemampuan menahan tahanan luar.
d) Keturunan.
e) Elastisitas otot.
f) Konsentrasi dan kemauan.
52 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Kelas VI SD/MI Semester Gasal

