Page 41 - E-MODUL PBL-RWA SISWA KLS 8-ANINDA
P. 41
Aninda Ayu K., dkk E-Modul Guru PBL-RWA
bahan pewarna alami juga ada batasnya sesuai dengan peraturan yang telah
ditetapkan.
Berdasarkan sifat kelarutannya, zat pewarna makanan dikelompokkan
menjadi dye dan lake. Dye merupakan zat pewarna makanan yang umumnya
bersifat larut dalam air. Dye biasanya dijual di pasaran dalam bentuk serbuk,
butiran, pasta atau cairan. Lake merupakan gabungan antara zat warna dye dan
basa yang dilapisi oleh suatu zat tertentu. Karena sifatnya yang tidak larut dalam
air maka zat warna kelompok ini cocok untuk mewarnai produk-produk yang tidak
boleh terkena air atau produk yang mengandung lemak dan minyak.
Berdasarkan penjelasan diatas terlihat beberapa perbedaan antara pewarna
alami dan buatan. Perbedaan keduanya dapat dilihat pada tabel 1.5.
Tabel 1.5 Perbedaan pewarna alami dan buatan
Pewarna Alami Pewarna Buatan
Lebih aman dikonsumi Kadang-kadang memiliki efek
negatif tertentu
Warna yang dihasilkan kurang Dapat mengembalikan warna asli,
stabil dan mudah berubah oleh kestabilan warna lebih tinggi
pengaruh tertentu sehingga tahan lama
Diperlukan bahan pewarna Praktis dan ekonomis
dalam
jumlah banyak. Warna yang dihasilkan lebih
Keanekaragaman warnanya
terbatas beraneka ragam
Kadang-kadang memberi rasa Biasanya tidak menghasilkan rasa
dan dan aroma yang mengganggu.
aroma yang agak mengganggu.
21

