Page 65 - E-MODUL PBL-RWA SISWA KLS 8-ANINDA
P. 65
Aninda Ayu K., dkk E-Modul Guru PBL-RWA
Uraian Materi
B. Zat Pengawet
Pengawet adalah bahan tambahan makanan yang mencegah atau mengharnbat
fermentasi, pengasaman atau peruraian lain terhadap makanan yang disebabkan
oleh mikroorganisme. Bahan pengawet umumnya digunakan untuk mengawetkan
pangan yang mempunyai sifat mudah rusak. Karena penambahan zat aditif, berbagai
makanan dan minuman masih dapat dikonsumsi sampai jangka waktu tertentu,
mungkin seminggu, sebulan, setahun, atau bahkan beberapa tahun. Pengawet
makanan pada umumnya digunakan dengan tujuan-tujuan sebagai berikut:
a. mengawetkan bahan pangan selama transportasi dari produsen ke
konsumen
b. memperbaiki penampilan makanan agar tidak mudah hancur
c. mengatasi kekurangan produksi akibat musim
d. menjamin agar kelebihan produksi tidak terbuang
e. memudahkan penanganan dengan berbagai bentuk kemasan
Dalam makanan atau minuman yang dikemas dan dijual di toko-toko atau
supermarket biasanya tercantum tanggal kadaluarsanya, tanggal yang
menunjukkan sampai kapan makanan atau minuman tersebut masih dapat
dikonsumsi tanpa membahayakan kesehatan.
1. Pengawet alami
Pengawetan secara alami dapat berupa pemanasan, pengasapan, pengeringan, dan
pembekuan. Pengawet alami biasanya membutuhkan proses yang lama, seringkali
efek dari pengawetan tidak mampu bertahan lama, dapat mengubah rasa/warna
pada makanan atau minuman. Penggunaan zat pewarna alami lebih aman
dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek yang berbahaya bagi tubuh apabila
dikonsumsi dalam jangka waktu lama. Zat pengawet alami berasal dari alam,
contohnya gula, garam dan bawang putih.
a. Gula
Gula pasir adalah butiran menyerupai kristal yang merupakan hasil
pemanasan dan pengeringan sari tebu. Bentuk gula pasir yaitu berupa
butiran berwarna putih. Selain dijual dalam bentuk butrian, gula pasir juga
dijual dalam bentuk tepung yang popular dengan sebutan gula halus.
Fungsi gula pasir biasanya ditambahkan ke dalam makanan dan
minuman untuk memberikan rasa manis. Namun, selain memberikan rasa
manis, gula pasir juga berfungsi sebagai pengawet. Sifat gula sama
dengan garam yang bersifat higroskopis atau menyerap air sehingga sel-
sel bakteri akan dehidrasi dan akhirnya mati.
45

