Page 134 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 134
Pelajaran 12
Hidup Damai
A. Sikap Damai Nabi Is¥āq a.s.
1. Kompetensi Inti (KI)
KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar,
melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman
dan berakhlak mulia.
2. Kompetensi Dasar (KD)
3.14 Mengetahui kisah keteladanan Nabi Is¥āq a.s
4.14 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Is¥āq a.s.
3. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu melakukan hal-hal berikut.
a. Menyebutkan kisah singkat keteladanan Nabi Is¥āq a.s. dengan benar.
b. Menyebutkan sikap damai Nabi Is¥āq a.s. dengan benar.
c. Menunjukkan sikap damai dengan benar.
4. Pengembangan Materi
Kisah Nabi Is¥āq a.s.
Nabi Is¥āq a.s. adalah putera Nabi Ibrahim dari isterinya Siti Sarah. Nabi
Ismail adalah putera Ibrahim dari isterinya Siti Hajar. Ada kisah sifat suka
perdamaian yang ditunjukkan Nabi Is¥āq a.s. terhadap anaknya, yaitu
ketika kedua anak kembarnya Ya’qūb dan Ishu saling iri terhadap kasih
sayang orangtua.
Nabi Is¥āq a.s. dikaruniai dua anak kembar bernama Ishu dan Ya’qūb
yang keduanya kurang rukun. Ishu merasa iri hati terhadap Ya’qūb yang
menurutnya lebih dimanjakan oleh ibunya.
122 Buku Guru Kelas II SD/MI

