Page 27 - IPS KLS 9 BUKU GURU
P. 27
Masalah, peserta didik, secara individual maupun berkelompok,
menyelesaikan masalah nyata tersebut dengan menggunakan strategi atau
pengetahuan yang telah dimiliki. Secara kritis, peserta didik menemukan
masalah, menginterpretasikan masalah, mengidentifi kasi faktor penyebab
terjadinya masalah, mengidentifi kasi informasi dan menemukan strategi
yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah, mengevaluasi kesesuaian
strategi dan solusi, dan mengomunikasikan simpulan.
Tujuan utama PBM bukanlah penyajian sejumlah besar fakta kepada
peserta didik, melainkan pada pengembangan kemampuan peserta didik
untuk berpikir kritis, menyelesaikan masalah, dan sekaligus
mengembangkan pengetahuannya. PBM mengacu kepada prinsip-prinsip
pembelajaran lainnya seperti pembelajaran berbasis proyek (projectbased-
learning), pembelajaran berbasis pengalaman (experience-based learning),
pembelajaran autentik (authentic learning) dan pembelajaran bermakna
(anchored instruction). Model pembelajaran tersebut cocok untuk
pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi karena dengan model
tersebut peserta didik akan terbantu untuk memproses informasi yang
sudah jadi dalam benaknya, dan menyusun pengetahuan mereka sendiri
tentang lingkungan sekitarnya. Untuk dapat memahami pola urutan PBM
tersebut, perlu dilakukan melalui sintaks atau langkah-langkah
pembelajaran sebagaimana dikemukakan menurut Ibrahim dalam Trianto,
(2011 : 98) adalah sebagai berikut.
Tabel 2. Pola Urutan Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM)
Tahap Kegiatan Guru
Tahap – 1 Guru menjeaskan tujuan pembelajaran,
Orientasi siswa pada menjelaskan logistik yang dibutuhkan,
masalah
mengajukan fenomena atau demonstrasi
atau cerita untuk memunculkan masalah,
motivasi siswa untuk terlibat dalam
pemecahan masalah yang dipilih.
Ilmu Pengetahuan Sosial 1
5

