Page 39 - E-MODUL MEKANIKA ANALITIK
P. 39
1
2
= ( 2 + ) ∅
∅
2
Dengan = ∅
∅
1
2
2 ̇ 2
̇
= ( + ∅ )
2
̇ ∅
̇
Dengan = dan ∅ =
Pertama kita definisikan setiap suku nya, U merupakan energi
potensial yang dimiliki partikel tersebut, dengan persamaan :
= ( , ∅)
Maka, persamaan Lagrangenya menjadi:
ℒ = −
1
2 ̇ 2
2
ℒ = ( + ∅ ) − ( , ∅)
̇
2
2. Persamaan E-L
Dengan menggunakan variabel koordinat polar r,dan fungsi terhadap waktu,
t, maka :
ℒ ℒ
=
̇
1 1
2 ̇ 2
2 ̇ 2
2
2
̇
̇
( ( + ∅ ) − ( , ∅)) ( ( + ∅ ) − ( , ∅))
2 2
=
̇
3. Menyelesaikan Persamaan E-L
Suku Kiri
1
Hasil ( ( + ∅ ) − ( , ∅)) Hasil
2 ̇ 2
2
̇
pendefernsialan 2 pendefernsialan
suku ini suku ini yaitu
̇ 2
yaitu ∅
39

