Page 29 - E-Modul Sistem Pencernaan Manusia XI
P. 29
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
harus dijaga dalam keadaan seimbang (homeostasis) oleh
sistem kompleks yang melibatkan protein dan elektrolit.
Memelihara kenetralan tubuh. Protein tubuh bertindak
sebagai buffer, yang bereaksi dengan asam dan basa untuk
menjaga pH pada taraf konstan. Sebagian besar zat atau
organ tubuh berfungsi dalam keadaan pH netral atau sedikit
alkali (pH 7,357,45).
Pembentukan antibodi untuk melawan infeksi bibit penyakit.
Tingginya tingkat kematian anak-anak yang menderita kurang
gizi, disebabkan oleh menurunnya daya tahan tubuh terhadap
infeksi seperti muntaber. Hal tersebut terjadi karena
ketidakmampuan membentuk antibodi dalam jumlah yang
cukup. Orang yang menderita kekurangan protein lebih rentan
terhadap pengaruh bahan racun dan obat-obatan.
Mengangkut zat-zat gizi. Protein berperan penting dalam
mengangkut zat-zat gizi dari dinding saluran pencernaan ke
darah, dari darah ke jaringan, dan melalui membran sel ke
dalam sel. Protein pengikat retinol dapat mengangkut vitamin
A, sedangkan lipoprotein mengangkut lipid dan senyawa
sejenis lipid. Sementara itu, transferin mengangkut zat besi
dan mangan.
e. Akibat kekurangan protein
Marasmus. Penderita umumnya bayi usia 1 tahun. Penyebabnya
karena terlambat diberi makanan tambahan, penyapihan
mendadak, sering terserang infeksi saluran pencernaan, atau
formula pengganti ASI terlalu encer. Marasmus berpengaruh
pada keadaan mental dan fisik yang sukar diperbaiki.
Gejalanya anak apatis, tampak lebih tua, dehidrasi,
pembengkakan hati, mudah terserang infeksi saluran
28

