Page 238 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 238

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



                  melalui perencanaan pembelajaran yang bermutu dan
                  dilaksanakan dengan baik.
               6.  Pendekatan modifikasi tingkah laku dengan mengem-
                  bangkan tingkah laku peserta didik yang diinginkan
                  dengan mengurangi tingkah laku yang tidak diingin-
                  kan.
               7.  Pendekatan penciptaan iklim sosio-emosional, yaitu
                  mengembangkan hubungan interpersional yang baik
                  dan iklim sosio-emosional kelas yang positif antar guru
                  dan siswa. 0
               8.  Pendekatan  sistem proses kelompok  atau  dinamika
                  kelompok, yakni upaya menumbuhkan dan memper-
                  tahankan organisasi atau kelompok kelas yang efektif.
                  (http://www.inidalwa.ac.id/manajemen-kelas/).

               Berdasarkan berbagai pendekatan tersebut, maka guru
            dituntut untuk memilih mana yang tepat digunakan dalam
            proses pembelajaran. Beberapa pendekatan yang agak keras
            dan tegas kadang boleh dilakukan asal tidak menyakiti hati
            dan fisik siswa. Gunakan pendekatan yang mampu mening-
            katkan gairah dan motivasi pada siswa untuk belajar dengan
            cara meramu dan menyusun pendekatan sesuai karakter siswa,
            berusaha memahami siswa, latar belakangnya, dan asal-usul-
            nya. Dengan demikian, guru akan mampu mengambil
            pendekatan yang paling bijak untuk mengelola pembelajaran
            di kelas demi kenyamanan proses pembelajaran, mewujud-
            kan tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien, sekolah/
            madrasah menjadi maju, siswanya aktif dan rajin belajar, rajin
            beribadah, rajin mengaji, dan memiliki prestasi tinggi. Guru
            pun menjadi bangga, bahagia, dan sukses melihat siswanya
            menjadi anak-anak yang berguna bagi masyarakat, agama,
            nusa, dan bangsa.



        236
   233   234   235   236   237   238   239   240   241   242   243