Page 67 - ASPEK HUKUM RANGKAP JABATAN PADA KORPORASI DI INDONESIA
P. 67
Dengan diperbolehkannya praktik rangkap jabatan, maka
setidaknya dapat melanggar 3 (tiga) prinsip GCG, antara lain:
1. Pertanggungjawaban (Responsibility)
Prinsip pertanggungajawab dalam GCG merupakan
prinsip yang menekankan bahwa harus terdapat
kesesuaian antara pengelolaan perusahaan dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam
hal ini organ perusahaan harus dapat membuktikan
bahwa perusahaan telah melakukan kegiatan
usahanya tidak menyalahi aturan perundang-
undangan. Misalnya, perusahaan dalam melakukan
kegiatan usahanya tunduk terhadap ketentuan dalam
UU Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan
Usaha Tidak Sehat. Namun, apabila praktik rangkap
jabatan dilakukan dalam perseroan tersebut, maka
dapat dikatakan bahwa telah terjadinya pelanggaran
terhadap prinsip pertanggungjawaban dalam GCG,
sehingga kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan
bukan lagi untuk mencapai maksud dan tujuan
perusahaan, melainkan mencapai tujuan atas
kepentingan salah satu atau sekelompok pihak.
2. Keterbukaan (Transparancy)
Pelanggaran terhadap prinsip GCG lainnya akibat
praktik rangkap jabatan adalah Prinsip Keterbukaan.
59

