Page 57 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 57

bentuknya  tidak  sesuai  dengan  selera  atau  rasa  yang  diinginkan
                      masyarakat.  Di  beberapa  daerah  misalnya  banyak  mendirikan
                      perusahaan  daerah  yang  memproduksi  kopi  tanpa  memperhatikan
                      kebutuhan  konsumen  agar  layanan  atau  produk  yang  diberikan
                      diterima  pasar.  Akibatnya  perusahaan-perusahaan  tidak  pernah
                      berkembang.
                    b. Keengganan untuk berkembang
                      Banyak  perusahaan  daerah  enggat  untuk  berkembang,  meskipun
                      beberapa di antaranya menjadi perusahaan-perusahaan besar. Namun
                      perusahaan-perusahaan  tersebut  rata-rata  berada  di  pulau  jawa,
                      Sulawesi  Selatan  dan  beberapa  daerah  di  Sumatera.  Banyak  faktor
                      penyebabnya, diantaranya ketakutan untuk meminjam uang di Bank
                      untuk  melakukan  ekspansi dan inovasi produk,  ketakutan bangkrut,
                      ketakutan merugi akibat produknya tidak laku di pasar.

                   c.  Belum memahami pentingnya inovasi
                      Rata-rata perusahaan di daerah tidak memahami pentingnya inovasi.
                      Akibatnya  ketika  selera  konsumen  berubah  produk  yang  mereka
                      ciptakan  menjadi  tidak  laku.  Padahal  inovasi  dalam  berbisnis
                      merupakan faktor utama berkembangnya sebuah perusahaan. Banyak
                      perusahaan-perusahaan  di  dunia  bangkrut  akibat  gagal  berinovasi.
                      Contohnya Blackberry, Nokia, Motorola yang sebelumnya merupakan
                      pemimpin pasar.

                    d. Manajemen yang inefisiensi
                       Inefisiensi  manajemen  yang  berdampak  pada  kerugian  karena
                      ketidakmampuan  manajemen  sumber  daya  mengelola  sumber  daya
                      yang  dimiliki  perusahaan  akibat  pemborosan  dalam  biaya,  dan
                      rendahnya keahlian sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan.

                    e.  Moral hazard
                       Kecurangan  yang  dilakukan  oleh  manajemen  perusahaan  untuk
                      memenuhi kepentingan pengusaha dan birokrat  daerah. Kecurangan
                      ini  dilakukan  untuk  mempertahankan  kedudukan  sebagai  pemimpin
                      BUMD,  dan  untuk  perusahaan  swasta  di  luar  BUMD  rata-rata







                                                   40
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62