Page 56 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 56
e. Faktor kesulitan bahan baku. Hal ini terjadi karena Supplier tidak
dapat memasok lagi kebutuhan bahan baku yang digunakan untuk
produksi.
f. Faktor debitor. Hal ini juga diantisipasi untuk menjaga agar debitur
tidak melakukan kecurangan. Terlalu banyak piutang yang diberikan
kepada debitur dengan jangka waktu pengembalian yang lama akan
mengakibatkan banyak aktiva menganggur yang tidak memberikan
penghasilan sehingga mengakibatkan kerugian yang besar bagi
perusahaan.
g. Faktor persaingan bisnis. Tingkat persaingan bisnis yang ketat
menuntut perusahaan agar selalu memperbaiki diri sehingga bisa
bersaing dengan perusahaan lain dalam memenuhi kebutuhan
pelanggan. Semakin ketatnya persaingan menuntut perusahaan agar
selalu memperbaiki produk yang dihasilkan, memberikan nilai tambah
yang lebih baik lagi kepada pelanggan.
h. Faktor kondisi perekonomian global. Kondisi ekonomi global juga
harus selalu diantisipasi oleh perusahaan. Kasus perkembangan pesat
ekonomi China yang mengakibatkan tersedotnya kebutuhan bahan
baku ke China dan kemampuan China memproduksi barang dengan
harga yang murah adalah contoh kasus perekonomian global yang
harus diantisipasi oleh perusahaan daerah.
i. Penguasaan bisnis corporate hingga retail oleh BUMN dan Swasta
Nasional yang membuat perusahaan daerah sulit berkembang.
2) Faktor Internal Perusahaan
Faktor internal perusahaan merupakan faktor-faktor yang ada dalam
perusahaan yang memiliki pengaruh yang sangat kuat bagi kelangsungan
perusahaan. Adapun faktor-faktor tersebut meliputi :
a. Perusahaan Daerah tidak memahami kebutuhan pelanggan
Rata-rata perusahan di daerah belum menciptakan produk berdasarkan
kebutuhan konsumen. Kecenderungan perusahaan daerah didirikan
berdasar keinginan penguasa dan tidak didasarkan pada kebutuhan
masyarakat di daerah tersebut. Rata-rata produk yang ditawarkan
memang merupakan kebutuhan masyarakat, namun rasa dan
39

