Page 46 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 46
'Yang membunuh orang tuamu itu.'
'Ya.'
'Dan sekarang dia mengirimkan Demember untuk mengejarmu?'
'Kelihatannya begitu,' kata Harry.
'Aku mengerti,' kata Paman Vernon, memandang dari istrinya yang berwajah
pucat pasi ke Harry dan menarik celananya. Dia terlihat menggelembung,
wajahnya yang ungu dan besar terentang di depan mata Harry. 'Well, beres
sudah,' dis berkata, bagian depan kemejanya merenggang ketika dia
menggembungkan tubuhnya, 'kau bisa pergi dari rumah ini, nak!'
'Apa?' kata Harry.
'Kau dengar aku -- KELUAR!' Paman Vernon berteriak, dan bahkan Bibi
Petunia dan Dudley terlompat. 'KELUAR! KELUAR! Aku seharusnya sudah
melakukan ini bertahun-tahun yang lalu! Burung-burung hantu memperlakukan
tempat ini ssperti rumah singgah, puding-puding meledak, setengah ruang duduk
hancur, ekor Dudley, Marge menggelembung di sekitar langit-langit dan Ford
Anglia terbang itu --
KELUAR! KELUAR! Sudah cukup! Kau tinggal sejarah! Kau tidak akan tinggal
di sini jika ada orang sinting yang mengejar-ngejarmu, kau tidak akan
membahayakan istri dan anakku, kau tidak akan membawa masalah pada kami.
Kalau kau akan mengambil jalan yang sama dengan orang tuamu yang tidak
berguna, aku sudah muak! KELUAR!'
Harry berdiri terpancang di tempat. Surat-surat dari Kementerian, Mr Weasley
dan SIrius semuanya terlumat di tangan kirinya. Jangan tinggalkan rumah lagi,
apapun yang kamu lakukan. JANGAN TINGGALKAN RUMAH BIBI DAN
PAMANMU.
'Kau dengar aku!' kata Paman Vernon, membungkuk ke depan sekarang, wajah
ungunya yang besar begitu dekat dengan wajah Harry sehingga dia bahkan
merasakan semburan ludah mengenai wajahnya. 'Ayo pergi! Kau sangat ingin
pergi setengah jam yang lalu! Aku mendukungmu! Keluar dan jangan pernah
lagi menginjak ambang pintu rumah kami! Kenapa kami merawatmu sejak awal,
aku tidak tahu, Marge benar, seharusnya panti asuhan saja. Kami terlalu berhati
lembut demi kebaikan kami sendiri, berpikir kami bisa menekannya keluar dari

