Page 43 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 43
'Aku ingin yang sebenarnya mengenai apa yang terjadi malam ini!' hardik Paman
Vernon. 'Jika Demender yang melukai Dudley, kenapa kau sampai dikeluarkan?
Kau melakukan kau-tahu-apa, akui saja!'
Harry mengambil napas panjang menenangkan. Kepalanya mulai sakit lagi. Dia
ingin keluar dari dapur lebih dari apapun juga, dan jauh dari keluarga Dursley.
'Aku menyihir Mantera Patronus untuk menghalau Dementor,' dia berkata
sambil memaksa dirinya tetap tenang. 'Itu satu-satunya cara yang manjur
mengatasi mereka.'
'Tapi apa yang dilakukan Dementoid di Little Whinging?' kata Paman Vernon
dengan nada sangat marah.
'Tidak bisa bilang,' kata Harry dengan letih. 'Tak punya gambaran.'
Kepalanya sekarang berdenyut-denyut dalam cahaya lampu yang menyilaukan.
Amarahnya telah surut. Dia merasa terkuras, kelelahan. Keluarga Dursley
semuanya menatap dia.
'Kamu penyebabnya,' kata Paman Vernon penuh semangat. 'Pasti ada
hubungannya dengan kamu, nak, aku tahu itu. Kenapa lagi mereka muncul di
sini? Kenapa lagi mereka ada di gang itu? Kamu pastilah satu-satunya -- satu-
satunya --' Tampak jelas dia tidak mampu menguasai diri untuk menyebutkan
kata 'penyihir'. 'Satu-satunya kau-tahu-apa sejauh bermil-mil.'
'Aku tidak tahu kenapa mereka di sini.'
Tetapi mendengar kata-kata Paman Vernon, otak Harry yang kelelahan beraksi
lagi.
Kenapa Dementor datang ke Little Whinging? Bagaimana bisa kebetulan mereka
tiba di gang tempat Harry berada? Apakah mereka dikirim? Apakah
Kementerian Sihir sudah kehilangan kendali atas Dementor? Apakah mereka
telah meninggalkan Azkaban dan bergabung dengan Voldermort, seperti yang
telah diramalkan Dumbledore?
'Demember ini menjaga penjara aneh?' tanya Paman Vernon, susah payah
menyela rentetan pikiran Harry.

