Page 41 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 41
anggota keluarga Dursley semuanya berjengit, kelihatan takut.
'Dudley dan aku berada di gang antara Magnolia Crescent dan Wisteria Walk,'
kata Harry, berbicara cepat-cepat, berjuang mengendalikan amarahnya. 'Dudley
mengira dia akan sok pintar denganku, aku mengeluarkan tongkatku tetapi tidak
menggunakannya. Lalu dua Dementor muncul --'
'Tapi apa ITU Dementoid?' tanya Paman Vernon dengan geram. 'Apa yang
mereka LAKUKAN?'
'Aku sudah bilang -- mereka mengisap kebahagiaan keluar dari dirimu,' kata
Harry,
'dan jika mereka punya kesempatan, mereka menciummu --'
'Menciummu?' kata Paman Vernon, matanya sedikit melotot. 'Menciummu?'
'Begitulah sebutannya waktu mereka mengisap jiwamu keluar dari mulut.'
Bibi Petunia mengeluarkan sebuah jeritan pelan.
'Jiwanya? Mereka tidak mengambil -- dia masih punya --'
Dia mencengkeram bahu Dudley dan mengguncang-guncangnya, seakan-akan
menguji apakah dia bisa mendengar jiwanya berderak-derak di dalam tubuhnya.
'Tentu saja mereka tidak mengambil jiwanya, kalau iya kalian pasti sudah tahu,'
kata Harry dengan putus asa.
'Berkelahi dengan mereka, ya 'kan, nak? kata Paman Vernon keras-keras, dengan
penampilan seorang lelaki yang berjuang mengalihkan percakapan kembali ke
bidang yang dimengertinya. 'Beri mereka satu-dua pukulan,ya 'kan?'
'Paman tidak bisa memberi Dementor satu-dua pukulan,' kata Harry melalui gigi
yang dirapatkan.
'Kalau begitu, kenapa dia tidak apa-apa?' gertak Paman Vernon. 'Mengapa dia
tidak jadi kosong?'
'Karena aku menggunakan Patronus --'

