Page 560 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 560
'Kedengarannya seolah-olah kau mencoba menjahit kulitnya kembali,' kata Mrs
Weasley dengan dengus tawa tidak senang, 'tapi bahkan kau, Arthur, tidak akan
sebodoh itu--'
'Aku juga ingin secangkir the,' kata Harry sambil melompat bangkit.
Hermione, Ron dan Ginny hampir berlari kecil ke pintu bersamanya. Selagi
pintu itu berayun menutup di belakang mereka, mereka mendengar Mrs Weasley
menjerit,
'APA MAKSUDMU, ITU GAGASAN UMUMNYA?'
'Ciri khas Dad,' kata Ginny sambil menggelengkan kepalanya selagi mereka
berjalan di koridor. 'Jahitan ... kutanya kalian ...'
'Well, kau tahu, jahitan berhasil pada luka-luka non-sihir,' kata Hermione dengan
adil. 'Kurasa sesuatu dalam bisa ular itu melarutkannya atau sesuatu. Aku ingin
tahu di mana ruang minum the?'
'Lantai kelima,' kata Harry teringat pada papan penunjuk di atas meja penyihir
penyambut.
Mereka berjalan menyusuri koridor, melalui serangkaian pintu ganda dan
menemukan tangga reyot yang dihiasi dengan lebih banyak lagi potret para
Penyembuh yang tampak kejam. Selagi mereka menaikinya, berbagai
Penyembuh itu memanggil mereka, mendiagnosakan keluhan-keluhan aneh dan
menyarankan obat-obat mengerikan. Ron benar-benar terhina ketika seorang
penyihir pria abad pertengahan berseru bahwa dia jelas-jelas terkena spattergroit
yang parah.
'Dan apa itu?' dia bertanya dengan marah, sementara si Penyembuh mengejarnya
melalui enam potret lagi, sambil mendorong pada penghuninya menyingkir.
'Itu adalah penyakit kulit yang paling menyedihkan, tuan muda, yang akan
menyebabkan Anda bermuka bopen dan bahkan lebih mengerikan daripada
sekarang -
-'
'Perhatikan siapa yang kau sebut mengerikan!' kata Ron, telinganya memerah.

