Page 246 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 246

IntelIgensI embun PagI

              “Kandi kalian di ujung tanduk,” kata Liong. “Satu kali lagi

           serangan seperti tadi, habis sudah.”
              “Siapa yang menyerang?”
              “Cuma anggota gugus yang bisa memasuki kandinya. Tidak
           seorang pun, Infiltran maupun Sarvara, bisa masuk ke sana,”

           jawab Kell.
              “Petir,” desis Bodhi.
              “Sarvara yang lihai  tidak perlu membunuh. Dia bisa
           memanfaatkan para Peretas untuk menghancurkan gugusnya
           sendiri dari dalam,” tandas Liong.  “Keseimbangan sudah
           bergeser. Kamu dan Alfa tidak bisa lama-lama lagi di sini. Kell

           akan mengantar kalian ke satu tempat baru. Infiltran lain.”
              “Guru ikut?” tanya Bodhi. Ia masih belum bisa memanggil
           orang di hadapannya cuma dengan nama depan meski bentuk
           fisiknya jauh lebih muda.

              “Aku harus tunggu seseorang dulu. Kalian pergi duluan.”
              “Kamu yakin, Liong? Siapa yang bisa mengimbangi Sati
           dan Simon di perimeter ini, kalau begitu?” tanya Kell.
              “Untuk sementara, kita memang tidak bisa berbuat banyak.
           Kita yang menyingkir,” jawab Liong.

              Kell mengepalkan tangannya.  “Aku belum siap berpisah
           dengan chen-doll.”
              “Cendol ada di mana-mana.” Bodhi nyaris menggeram.
              “Oh. Kalau gitu, kita berangkat sekarang.” Kell bangkit dari

           tempat duduknya. “Ke mana?”



                                                                 231
   241   242   243   244   245   246   247   248   249   250   251