Page 244 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 244

KEPING 62




                         Di Ujung Tanduk












                    lfa tersuruk-suruk mengikuti langkah Liong yang
                    gesit. Matanya masih beradaptasi dengan intensitas
           Acahaya di luar ruangan tempat mereka berkumpul
           tadi. Sementara otaknya masih mencerna realitas yang ia lihat.
           Elektra Pop. Kota Bandung. Bumi sebagaimana yang ia kenal.
              Melihat kedatangan Liong yang diikuti Alfa, Bodhi
           sekaligus  bangkit  sampai lututnya mengantuk kolong meja

           dan nyaris menggulingkan gelas-gelas cendolnya dan Kell.
              “Alfa! Tadi kenapa? Apa yang kamu lihat? Gimana Asko?
           Kamu baik-baik?”
              Berondongan pertanyaan Bodhi hanya dijawab dengan
           gumaman. Alfa lebih tertarik untuk segera duduk daripada
           bicara.
              Bodhi menebarkan pandangan, menyadari ketiadaan
           makhluk hitam yang tadi menunggui Alfa. “Penjagamu nggak
           ada.”
   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249