Page 302 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 302

IntelIgensI embun PagI

           Dari  kejauhan  terdengar  deru  mesin  mobil.  Simon  pun
           menolakkan tongkatnya ke tanah. “Sampai bertemu lagi.”

              “Pak Simon, kapan pulang ke Inggris?” tanya Zarah lagi.
              Simon berhenti sejenak.  “Tadinya kupikir kunjunganku
           ke sini bakal sebentar, ternyata banyak urusan penting
           yang  mendadak  muncul. Saya  belum tahu pasti, Zarah.” Ia
           melambaikan satu tangan dan lanjut berjalan.

              Hanya Simon yang tahu, titik tempat ia berdiri tadi adalah
           garis maksimal untuknya menembus teritori Zarah. Medan
           energi yang besar dan kuat menahannya. Namun, Simon pergi
           dari sana dengan senyum lebar. Satu Peretas Memori sudah
           tumbang, dan seorang Peretas yang sudah dipantaunya sejak
           lama sebentar lagi menyusul. Siklus ini akan menjadi panen
           raya baginya.







           Interupsi Simon Hardiman mengubah suasana malam itu
           sekaligus suasana hati Gio. Ada alarm yang terpicu. Gio resah
           tanpa tahu pasti kenapa. Satu hal yang ia yakini, Zarah tidak

           aman.
              Zarah membaca kegelisahan Gio, mengaitkannya pada
           jam yang menunjukkan pukul sembilan. “Kamu sudah harus
           pulang?”
              “Kamu yakin mau nginap di sini malam ini?” Gio malah
           balik bertanya.



                                                                 287
   297   298   299   300   301   302   303   304   305   306   307