Page 323 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 323

Keping 67


             Zarah tertegun, menyadari bahwa ia betulan tidak bisa
           menggerakkan badannya. Ia mati-matian berusaha. Seolah

           terputus dari komando otak, tubuhnya tetap tidak bereaksi.






           Mata Bodhi membuka dengan enggan, antara melawan kantuk

           dan berusaha memahami mengapa Alfa membangunkannya
           dengan ekspresi panik seolah dirinya harus dievakuasi karena
           terjadi kebakaran.
             “Bod! Ini kenapa, Bod?” Alfa memutar lengannya.
             Bodhi mengecek kedua lengan Alfa. Tampak renik-renik
           cahaya menyemuti permukaan kulit Alfa. “Leher kamu….”
             “Apa?”  Tangan Alfa kontan pindah ke leher. Panik, ia
           lalu mengangkat kausnya.  Ternyata kerlap-kerlip itu sudah

           menyebar ke mana-mana. Alfa mendongak.  “Bodhi, kamu
           juga!”
             Lengan Bodhi yang pucat menunjukkan hal serupa. “Batu
           Infiltran,” bisik Bodhi. “Fisik kita mulai berubah.”







           Togu berjalan mendekat. Zarah bisa merasakan napas
           hangatnya menerpa muka. “Satu-satunya yang menghalangiku
           untuk tidak memusnahkanmu dan keluargamu hanyalah
           instruksi dari Simon dan traktat keparat antara kami dan



           308
   318   319   320   321   322   323   324   325   326   327   328