Page 378 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 378
IntelIgensI embun PagI
“Pulang? Memangnya bisa kamu balik badan begitu saja
dari kejadian dua hari ini?”
“Kita bisa memilih, Bod. Kalau benar semua ini sudah
kita rancang sebelumnya, artinya kita punya pilihan untuk
mengubah rencana kita. Terserah kamu kalau mau ikut
menunggu keajaiban bersama Trio Kwek-Kwek. Aku nggak
mau buang waktuku lagi.”
“Itu pilihanmu? Kabur? Hidup kita sudah nggak bisa balik
normal….”
“Soal itu, aku nggak pusing. Aku ahlinya hidup nggak
normal. Sebelas tahun….”
“Kamu baru sebelas tahun. Aku dari lahir!” sentak Bodhi.
“Seumur hidup aku mencari jawaban, Alfa. Bohong kalau
kamu nggak merasa ini tujuan besar kita. Inilah alasan kenapa
kita ada. Aku nggak akan secetek itu menyerah cuma gara-
gara patah hati.”
Tulang belakang Alfa menegak. Tangannya mengepal.
Matanya tajam menatap Bodhi. “Kamu kira keputusanku
hanya karena Ishtar?”
“Apa lagi?” Bodhi menantang balik.
“Manusia sebatang kara bakal lebih gampang mengadopsi
konsep imortalitas yang dibualkan Kell dan para Infiltran,
seolah-olah hidup ini nggak ada harganya. Aku tulang
punggung keluarga, Bodhi. Pekerjaanku di New York mungkin
nggak ada artinya dibandingkan tugas mulia jadi Peretas. Tapi,
itu segalanya buat keluargaku.”
363

