Page 413 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 413

Keping 74


             “Yang satu ini beda, San. Di luar jangkauan gua. Asli.” Toni
           mengempaskan tubuhnya ke sandaran jok. Ia tak ingat kapan

           kali terakhir ia menangis. Sekarang, ia kembali diingatkan
           bagaimana rasanya. Setitik lagi pertahanannya menuju
           ambruk.
             “Kamu, kan, bukan orang sembarang. Kamu Mpret. Dari
           pertama aku kenal kamu, nggak ada masalah yang nggak bisa

           diselesaikan seorang Mpret. Kalau kamu butuh bantuan, ada
           kita-kita. Satu pasukan E-Pop siap nolong.”
             Toni memalingkan muka, menatap gunung kapur di
           kejauhan. Berharap tetes air yang bergulir dari pelupuk
           matanya luput dari pengamatan Iksan.






           Jika ada orang yang hafal mati kisah hidup Bodhi selain
           Bodhi sendiri, Bong merasa dialah orangnya. Ritual Bodhi
           mendongengkan kisah hidupnya bagi orang-orang yang baru
           bergabung  di komunitas mereka merupakan inisiatif dan
           permintaan Bong. Sejak Bodhi terlahir baru dalam komunitas

           punk, mereka bersama hampir setiap hari. Semua teman Bodhi
           adalah temannya juga. Yang satu ini asing.
             “Teman dari mana?” Bong bertanya, rahangnya sibuk
           bergerak mengunyah permen karet.
             “Dari Asko,” jawab Alfa.
             Mata Bong menyipit.



           398
   408   409   410   411   412   413   414   415   416   417   418