Page 43 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 43
Keping 46
“Para Penjaga,” desis Gio. “Bagaimana cara menghadapi
mereka?”
“Kamu? Sendirian?” Luca bereaksi seperti mendengar
lelucon. “Mencabut nyawamu bukan target utama Sarvara.
Mereka lebih tertarik dengan apa yang kamu simpan dalam
ingatanmu. Cabut itu maka selesai sudah. Misi kalian bubar
jalan.”
“‘Sarvara’?”
“Panggilan sayang kami untuk mereka. Demi apa pun,
mereka benci bukan main dengan sebutan itu.” Luca tersenyum
tipis. “Ada dua informasi yang paling diburu oleh Sarvara:
fungsi masing-masing Peretas dan lokasi portal mereka pada
Hari Terobosan.”
“Aku belum tahu apa-apa soal lokasi portal.”
“Tugasmu untuk mengingatnya kembali.” Luca mengangkat
bahu. “Tugasku hanya memandumu masuk ke alam Madre
Aya dan mengeluarkanmu dengan selamat dari Peru.”
“Kamu akan mengantarku ke bandara?”
“No, Amigo. Begitu memorimu kembali aktif, batumu ikut
bangun dan memancarkan frekuensi spesifik untuk mencari
teman-teman gugusmu. Sarvara dan Infiltran bisa merasakan
frekuensi itu seperti kulit ditusuk jarum. Kamu bukan cuma
akan menarik perhatian rekan-rekanmu, melainkan juga
para Sarvara. Jadi, tugasku berikutnya adalah menetralisasi
pemancarmu. Aku bisa melakukannya untuk waktu terbatas.
Infiltran berikutnya akan mengambil alih.”
28

