Page 47 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 47
KEPING 47
Sentuhan Petir
agi bahkan belum bergulir menjadi siang di Kota
Bandung. Namun, ruang dan waktu sudah sedemikian
Pterdistorsi bagi Elektra dan Bodhi. Keduanya terduduk
bersisian di atas karpet, termenung memandang ruang kosong.
Ekor mata Bodhi bergerak, melirik perempuan mungil di
sampingnya. Beberapa menit lalu, perempuan bernama Elektra
adalah orang asing baginya. Kini, Bodhi merasa Elektra lebih
tahu banyak tentang dirinya dibanding siapa pun di muka
Bumi hanya dalam beberapa saat tangan mereka bersentuhan.
Sudah terlalu banyak kegilaan yang Bodhi saksikan seumur
hidupnya, dari mulai hantu berwajah rusak hingga pratinjau
api neraka, tapi belum pernah ia mengalami perjalanan seperti
tadi.
Beberapa kali Bodhi berdeham, tak nyaman menjadi orang
yang harus memecah keheningan duluan. “Sesi terapi kamu
biasanya berapa lama?”

