Page 421 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 421

Keping 74


             Toni menghela napas panjang. Satu hal lain yang membuat
           Toni mempertahankan tempat indekosnya adalah ketiadaan

           sambungan internet. Kini, ia pun berharap jaringan seluler
           tidak menjangkaunya. Sejenak, ia ingin terputus dari dunia.
             “Nah, kecurigaanku adalah, bagaimana kalau ternyata
           Sarvara, Infiltran, Peretas….”
             Sambungan mereka terputus. Toni menatap layar ponselnya

           yang padam. Permohonannya terkabul.
             Di Jakarta, Reuben berbicara sendiri, “… masing-masing
           adalah satu entitas tunggal?”





































           406
   416   417   418   419   420   421   422   423   424   425   426