Page 424 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 424
IntelIgensI embun PagI
“Asko itu untuk kita. Mencari mereka bukan dari sana…
operator!” Alfa tahu-tahu berseru.
“Apa?”
“Mereka tetap punya operator. Tapi, bukan di jalur mortal.
Tulpa.” Alfa menunjuk ke balik punggung Bodhi.
Bodhi menoleh ke belakang. Sosok hitam, bersayap, tinggi
mencapai langit-langit, mengambang di belakangnya.
Seperti nasib ponsel mereka yang kembali berdaya setelah
tercolok listrik, Alfa pun menyadari bahwa Jaga Portibi kembali
mendapat pasokan energinya di rumah suaka. “Bukan cuma
lihat. Dengan dia, aku bisa komunikasi.” Alfa memejamkan
mata. Koneksinya dengan Jaga Portibi belum pernah sejernih
ini. Ia bahkan tidak perlu jatuh ke alam mimpi. Dr. Kalden
benar. Pada akhirnya, semua itu bisa ia lakukan dengan sadar
dan terkendali.
Dalam sekejap, pemandangan yang dilihat Alfa berubah.
Kini ia melihat dari sudut pandang Jaga Portibi. Sebuah
ruangan yang ramai oleh orang-orang. Penuh meja dan kursi.
Terdengar hiruk pikuk orang mengobrol bercampur dengan
suara lalu lintas. Kell dan Kas, duduk berhadapan di salah satu
meja. Satu kali kedip, Jaga Portibi membawanya keluar, ke
sebuah plang yang menghadap jalanan.
Alfa membuka mata, menghadap Bodhi. “Dasar bule gila,”
desisnya.
409

