Page 427 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 427

Keping 75


             “Itu usulan terkonyol yang kudengar sejak pulang ke

           Indonesia.” Alfa melangkah masuk ke restoran. Langsung
           menuju pojok paling kanan. Sejilid kalender toko emas dengan
           foto model perempuan bergaun kuning terpaku di tembok.
           Meja di bawahnya kosong.

             “Oke. Kamu harus kontak JP lagi.” Bodhi menepuk pelan
           bahu Alfa dari belakang.
             “Jangan  singkat  namanya.”  Alfa  menghela  napas  dan
           memejamkan mata.
             “OI! Bocah-bocah lanang!” Seseorang berteriak lantang
           dari ujung ruangan satunya lagi.

             Mata Alfa membuka lagi, langsung menemukan sumber
           suara. Kas, di depan meja kasir, melambaikan tangan ke arah
           mereka berdua. Alfa dan Bodhi buru-buru menghampiri.
             “Kalian mau makan sekalian? Pesan saja. Aku traktir,” kata

           Kas, masih menggenggam dompet.
             “Pak Kas, mana Kell?” tanya Bodhi.
             “Kusuruh jaga toko.”
             “Toko apa? Di mana?”
             “Ya, di tokoku. Tuh, di seberang jalan.”

             Bodhi mengangkat lengan jaketnya. “Aku harus ketemu dia
           sekarang.”
             Keceriaan lenyap dari wajah Kas ketika melihat kulit tangan
           Bodhi yang berkelap-kelip. “Walah, walah. Sudah mulai, toh.”

           Kas menggaruk tepi keningnya.



           412
   422   423   424   425   426   427   428   429   430   431   432