Page 429 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 429

Keping 75


           mengambil  kantong kertas  hasil cetakannya dan kembali

           berdiri di trotoar.
             Pintu gulung itu menutup sekali jadi dengan bunyi berderak
           yang nyaring. “Mas Kell!” seru Kas. “Ayo! Bertugas!”
             Kell keluar dari sebuah bilik. Tangannya memegang sebuah

           botol kaca mungil berisi cairan hitam. “Hello, gentlemen.”
             Alfa melirik Kas. “Kalian sudah tahu.”
             “Ada bedanya antara sudah tahu dan menduga-duga,” sahut
           Kell. “Kami menyimpan tinta ini di beberapa tempat sekaligus
           karena kami tidak tahu pasti momen ini akan berakhir di
           mana.”

             “Dan, ini?” Kas menarik lengan Bodhi, memperlihatkannya
           kepada Kell. “Jauh lebih cepat dari kalkulasi.”
             “Oh, shit.” Kell memelotot. Ia segera mengambil koper yang
           terparkir di samping kaki Bodhi, menentengnya di satu tangan

           sementara tangan lainnya mengangkut dua kursi plastik yang
           menumpuk jadi satu. “As usual, we need privacy. Kas, aku pinjam
           studiomu.”
             Bodhi mematung di tempat.
              “We’re on a clock,” tegur Kell. “Sudah siap?”

             Begitu banyak memori yang terpicu bagi Bodhi. Ia tahu
           tidak ada gunanya menjadi sentimental dalam momen kritis
           seperti ini, tapi ia tidak bisa menyetop ingatan yang membawa
           berbagai macam emosi. Ragu, Bodhi mengangguk.

             “Let’s do this. Again,” tandas Kell.



           414
   424   425   426   427   428   429   430   431   432   433   434