Page 459 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 459

Keping 77


           Ada sebuah benda tersimpan di genggamannya. Benda yang
           tidak ada sebelum ia tidur. Sebuah batu.

             Toni pun memutar badan. Seketika ia melonjak kaget.
           Seseorang berkepala botak duduk di pinggir tempat tidurnya.
             “Harus  tertidur  untuk  bisa  terbangun.  Peretas  memang
           makhluk paradoks,” kata Liong.
             Toni duduk tegak. Menggosok-gosok rambutnya.

           Kemunculan Liong lebih mengerikan daripada mimpi
           buruknya tadi.
             “Aku… aku sudah coba menghubungimu dari tadi sore,”
           jelas Toni terbata. “Liong, informasi yang kalian jaga entah
           berapa abad itu, bocor semuanya. Ada program Trojan yang
           ditanam di sistem Supernova sejak awal….”
             “Oleh kamu.”
             Toni menggeleng.  “Bukan, bukan. Pasti oleh Diva, atau

           siapa pun yang memprogram Supernova sebelumnya.”
             “Kamu sepenuhnya terlibat.”
             “Nggak mungkin!” hardik Toni. “Aku nggak tahu apa-apa!
           Aku baru bergabung dua tahun yang lalu! Supernova sudah
           lebih lama daripada itu….”

             “Secara teknis, Diva yang mengerjakannya.  Tapi, itu
           semua adalah kesepakatan  antara kalian berdua. Blunder di
           gugusmu, kamu ikut bertanggung jawab.” Liong menandaskan
           tanpa gejolak apa pun di wajahnya. Ia mengambil batu yang
           tergeletak  di  dekat  bantal  Toni. Dalam cahaya yang  lebih
           terang, terlihatlah batu itu berwarna kebiruan.  Terdapat



           444
   454   455   456   457   458   459   460   461   462   463   464