Page 462 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 462

IntelIgensI embun PagI

           tapi sebagian lain mulai merasa teridentifikasi. Ada kebenaran

           yang familier.
              “64 gugus harus aktif untuk bisa menjalankan rencana.
           Gugus kalian sudah kami ganti. Tapi, perhitungan kami tetap
           menunjukkan prediksi yang sama. Gugus Asko akan gagal.

           Masalahnya, mereka tidak boleh gagal,” tegas Liong. “Kamu
           mau menebus kesalahanmu, Foniks? Sekarang saatnya.”
              “Aku sudah nggak bisa ngapa-ngapain! Semua informasi
           itu sudah viral….”
              “Kamu masih berpikir sebagai  Toni!” potong Liong.
           “Kesalahan kalian memang fatal. Dan, dengan terpaksa harus

           kami biarkan. Kami menjaga sekuensmu utuh supaya kamu
           tetap terbangun.”
              “Sarvara juga pasti punya kepentingan. Nggak mungkin
           mereka membiarkan rahasia mereka terbongkar, kan? Mereka

           bakal ngapain?”
              “Begitu Sarvara dan Infiltran intervensi, justru di situ
           kecurigaan  akan  dimulai.  Sama  seperti  kami,  mereka  akan
           diam.” Liong membuang pandangan sambil mengangkat bahu,
           “Sebulan-dua bulan dari sekarang, informasi yang tersebar

           lewat Supernova bakal terkubur isu-isu lain, bercampur
           teori lain, opini lain. Bakal ada yang percaya, ada yang tidak.
           Kesadaran kolektif manusia pada akhirnya terlalu lemah
           untuk  bisa  merangkai  fakta  yang  koheren.  Mitos.  Legenda.

           Dongeng. Akhirnya, cuma jadi itu.”



                                                                 447
   457   458   459   460   461   462   463   464   465   466   467