Page 478 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 478

IntelIgensI embun PagI

           amnesia ketimbang menjalaninya dengan sadar.  “Kenapa

           kamu masih dibangunkan?”
              “Menebus dosa,” jawab  Toni pahit.  “Gugusmu di ujung
           tanduk. Kamu sudah setengah jalan menuju konversi Sarvara,
           Tra. Minimal saya masih berguna buat mencegah itu.”

              “Siapa yang kontak kamu?” tanya Elektra lagi.
              Pintu ruang makan terbuka. Liong menghambur masuk
           begitu saja. “Kita harus berangkat.”
              “Liong. Makcomblang kita.” Toni memperkenalkan Liong
           yang berdiri tegap dan hanya mengangguk kecil kepada
           Elektra. Elektra bahkan belum sempat menyusut air mata dan

           ingusnya.
              “Makcomblang?” tanya Elektra sambil menyambar
           selembar tisu dari kotak di meja makan.
              “Perjodohan bisnis kita, Etra. Semua itu diatur. Sori.”

              Liong menunjuk jam dinding.  “Lima menit. Silakan
           berkemas untuk dua hari perjalanan. Pamit ke orang-orang
           yang menurut kalian penting. Kita belum tahu apakah kalian
           bisa kembali ke sini atau tidak.”







           Sebuah mobil MPV bermesin diesel melintang dengan percaya
           dirinya di halaman depan Elektra Pop. Kaca film yang gelap

           menyamarkan wujud penumpangnya.



                                                                 463
   473   474   475   476   477   478   479   480   481   482   483