Page 481 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 481

Keping 79


           nama aslinya, Candra, yang artinya bulan. Bong tidak pernah
           merasa dimengerti oleh siapa pun, kecuali Toni. Ke hadapan

           Toni,  Bong  pernah  menyatakan  tekad  untuk terlahir  baru,
           dalam keluarga yang ia bentuk sendiri, dengan nama yang ia
           tahbiskan sendiri.
             Kalau saja bisa, Toni ingin menghapus pengetahuan yang
           diperolehnya hari ini. Melanjutkan hidup normal dalam

           keadaan lupa. Bong kembali menjadi cuma sepupunya, bukan
           rekan gugus yang ia korbankan demi sebuah misi.
             “Buat apa merekrutku dua tahun? Pura-pura membuatku
           jadi Umbra?” Lirih,  Toni memecah keheningan di dalam
           mobil.
             “Menyelamatkanmu. Kamu terlalu penting untuk jatuh ke
           tangan Sarvara,” Liong menjawab.
             “Yang lain tidak?”

             “Kami  membutuhkan  kemampuanmu untuk hari ini.
           Untuk Petir. Untuk gugus Asko.”
             “Kenapa  aku  nggak  dibangunkan  lebih awal? Aku  bisa
           menyelamatkan yang lain kalau saja aku ada waktu.”
             “Tidak semudah itu, Foniks.”

             “Dia saudaraku, Liong.”
             Di jok belakang, Elektra ikut tegang mengikuti percakapan
           antara Toni dan Liong yang mukanya seperti anak baru lulus
           SMP, tapi lagaknya bak dosen senior. Semakin banyak yang
           ingin ia tanyakan. Salah satunya, siapa saudara yang dimaksud
           Toni?



           466
   476   477   478   479   480   481   482   483   484   485   486