Page 490 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 490

IntelIgensI embun PagI

              “Aku terpaksa meninggalkan mereka di jalan. Kalau kita
           bisa melalui malam ini dengan keadaan utuh, mereka kujemput

           lagi,” jawab Liong.
              Seiring dengan membundarnya bola cahaya di depan
           mereka, tubuh ketiganya berangsur tembus pandang, melayang
           dari permukaan lantai.
              “Let me do a proper goodbye this time. Satu kehormatan bisa

           bekerja dengan kalian,” bisik Kell.
              Liong melirik.  “Itu hal terbodoh yang bisa diucapkan
           seorang Infiltran. Sulit kupercaya kita berasal dari unit yang
           sama.”
              “Persetan,  Yong. Aku mungkin  ndak akan pernah bisa
           ngudut lagi,” sahut Kas. “Kalau perhitunganmu salah, habis
           kita.”
              “Kita akan tahu sebentar lagi,” balas Liong. Suaranya

           gemetar.






           Di atas lereng, tak jauh dari puncak, Alfa mulai oleng. “Ini

           kenapa?” Alfa berusaha menjaga keseimbangan, tapi daya yang
           menariknya terlalu kuat untuk dilawan.
              Kaki Bodhi ikut bergeser maju. Matanya mengerjap. Ia
           melihat empat simpul merah, termasuk dirinya, mulai bergerak
           membentuk garis lurus, menuju sebuah pusat. Matanya
           mengerjap lagi, mendapatkan bahwa ada empat simpul jalur



                                                                 475
   485   486   487   488   489   490   491   492   493   494   495