Page 533 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 533

Keping 84


           muntah-muntah di luar adalah Elektra. Di sebelahnya, Bodhi

           meringkuk seperti perutnya baru dijotos. Di seberang sana,
           Zarah masih telentang dalam posisi menyamping. Begitu juga
           dengan Gio.
             Liong tak buang-buang waktu. Ia langsung bangkit berdiri.

           “Siapa yang punya lokasi?”
             “Bukan aku.” Alfa menggeleng.
             “Indonesia…,” rintih Gio.  Terlempar keluar dari Asko
           seperti diledakkan dari dalam. Sistem tubuhnya mengalami
           kejutan hebat yang kini terasa sisanya di kepala, jantung,
           dan pencernaan. Gio merasa digempur gegar otak, serangan

           jantung, dan mabuk laut sekaligus.
             “Jadi, bukan Alaska?” gumam Alfa sambil memijat pelipis.
           “Oke, kamu harus lebih spesifik, Gio. Informasi dari Asko
           nggak mungkin segeneral itu.”

             Mulut Gio  tergagap  mengimbangi arus informasi
           yang seolah memaksa untuk diterjemahkan sekaligus dari
           alam abstrak, lebih cepat dibandingkan kemampuannya
           mengungkap.
             “Aku mungkin bisa bantu.” Toni bangkit berdiri. Sigap, ia

           menggamit tangan Gio, dan tangan sebelahnya lagi menggamit
           Alfa. “Fisik kamu yang paling stabil. Mungkin kamu yang bisa
           lebih cepat mendekripsi,” katanya kepada Alfa. Mata  Toni
           memejam sejenak. Di sisi kirinya, kening Alfa mulai berkerut-

           kerut.



           518
   528   529   530   531   532   533   534   535   536   537   538