Page 529 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 529

KEPING 84




                     Bukit yang Terbuang












                  nam bangunan terbagi dalam dua jajar dan Gio berdiri
                  di antaranya. Sendirian. Ada kebebasan yang seketika
          Eia rasakan. Gio langsung mengerti, batasan fisik tidak
           membatasinya di sini. Dengan sekali tolak, Gio meluncur naik.
           Ringan seperti pegas. Dari perspektif mata burung, ia melihat
           setiap puncak bangunan memiliki simbol yang berbeda-beda.
             Gio mengenali simbol yang serupa dengan batu miliknya.

           Simbol lonjong dengan dua ujung runcing, seperti mata
           kucing. Seketika ia paham, tempat itu yang akan menjadi
           tujuannya. Lokasi portal cermin tersimpan di sana.
             “Terus naik.” Sebuah suara berbunyi dalam benaknya.
           Namun, Gio tahu, kalimat itu diucapkan oleh seseorang.
           Orang yang ia kenal.
             Menyeruak dari kevakuman, sesosok perempuan berbaju
           kelabu muncul di hadapannya. Bentuknya yang samar
           berangsur menjelas.
   524   525   526   527   528   529   530   531   532   533   534