Page 561 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 561

Keping 86


             “Lihat apa?”
             “Kisi Sarvara menebal, hanya di sekitar rumah suaka,”

           jawab Bodhi. “Ada kekuatan besar yang terkonsentrasi di sana.
           Kayak lihat tanda-tanda badai.”
             “Pasti sudah diperhitungkan Liong.  Tenang saja, Bod.
           Rumah itu didesain untuk mengeblok Sarvara.”
             “Kalau soal itu, aku yakin sudah. Tapi, apakah mereka bakal

           selamat, aku nggak tahu. Rumah itu seperti bakal digempur.”
             “Mereka Infiltran. Mereka….” Kalimat Alfa meng-
           gantung. Begitu berbicara mengenai Infiltran, banyak hal
           yang tak lagi bisa digunakan sebagai parameter. “Bod,” Alfa
           terdengar meragu, “simpan ini buat dirimu sendiri….”
             “Kamu kehilangan mereka.”
             “Kell, especially. Damn.”
             “Dia  memang  menyebalkan,  tapi  bikin  kehilangan.  Dan,

           itu yang bikin dia tambah menyebalkan.”
             “Menurutmu, kita bakal berhasil?”
             Bodhi tersenyum. Alfa yang selalu tampil yakin akhirnya
           mengizinkan dirinya untuk sejenak merapuh.  “Aku bahkan
           nggak tahu harus ngapain di portal yang baru.”

             Alfa ikut tersenyum. “Kalau saja di rute domestik disediakan
           champagne, aku pengin angkat gelas untuk amnesia kita.”
             Bodhi mengangkat gelasnya yang berisi jus jeruk. “Untuk
           amnesia kita, dan Kell.”
             “Untuk  Pak  Kas, Liong, dan  karier  dangdutmu.”  Alfa
           mengangkat gelasnya.



           546
   556   557   558   559   560   561   562   563   564   565   566