Page 564 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 564

IntelIgensI embun PagI

           Zarah dan matanya yang indah. Terlintas ide mengadopsinya
           menjadi kakak untuk menggantikan  Watti.  “Kamu punya

           adik?”
              “Ada. Satu. Hara namanya.”
              Siapa pun itu Hara, Elektra ingin merebut tempatnya.
           Elektra bisa membayangkan betapa Zarah adalah kakak yang
           penyayang sekaligus tangguh, sanggup melindungi adiknya

           dari mara bahaya. Demi Zarah, ia pun siap menjadi partner
           yang diandalkan. Dengan kekuatan listriknya, mereka berdua
           akan menjadi duet jagoan yang tak terkalahkan.
              “Kamu?” Zarah gantian bertanya. “Berapa bersaudara?”
              “Ada satu kakak. Watti, pakai dua ‘t’. Dia di Papua.”
              “Papua? Wah, aku pengin banget ke sana.”
              Ya. Pergilah. Temui Watti dan jadikan dia persembahan untuk
           kepala  suku  entah  apa  di  hutan  mana.  Kita  berdua,  Wimala

           Bersaudara, harus keliling dunia untuk menumpas Sarvara. Atau
           Zalektra lebih keren? Terserahmu saja, Kakak Seperguruan.
              “Kamu kerja apa, Zarah?” tanya Elektra.
              “Fotografer.”
              Mata Elektra membundar. “Keren banget! Foto buat apa?

           Kawinan? Wisuda? Pasfoto?”
              Zarah tertawa ringan.  “Bukan. Fotomodelku biasanya
           bukan orang. Binatang, tumbuhan, pemandangan. Nggak ada
           yang pakai baju pengantin atau toga.”
              Kenapa kamu harus begitu sempurna? Aku rela jadi gorila,
           siamang, bekantan. Apa saja yang kamu mau.



                                                                 549
   559   560   561   562   563   564   565   566   567   568   569