Page 562 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 562
IntelIgensI embun PagI
Salah satu fantasi masa kecil Elektra terpenuhi. Naik pesawat
terbang dan melihat gumpalan awan dari jarak dekat. Saking
segalanya mendadak dan menegangkan pagi ini, Elektra nyaris
luput menikmati penerbangan pertamanya. Setelah lewat tiga
puluh menit di angkasa, lambat laun barulah Elektra meresapi
bangku luasnya, lompokan kapas awan dari jendela, termasuk
mulai mengamati teman baru di sebelahnya.
Berbeda dengan dirinya, Zarah terlihat fasih menghadapi
perjalanan pesawat. Zarah kelihatan tak tertarik lagi dengan
awan, servis makanan-minuman gratis, maupun layar kecil
yang menyuguhkan program hiburan.
Beberapa kali, Elektra menangkap Zarah sedang melihat
ke satu arah yang sama, yakni bangku seberang yang posisinya
diagonal dari bangku mereka. Zarah seperti hanyut dalam
pikirannya sendiri.
Elektra memperhatikan kaki jenjang Zarah yang dialasi
sepatu bot berdebu, kulitnya yang matang akibat terpapar
sinar matahari. Ditunjang otot-otot ramping dan lencir, postur
Zarah tampak fit dan enak dilihat. Sepanjang ingatannya,
Elektra belum pernah punya teman seperti Zarah. Teman-
temannya di Elektra Pop adalah kumpulan manusia rumahan
yang menyandang titel itu bukan karena betah di rumah,
melainkan karena jarang keluar ruangan; bahu melengkung
547

