Page 567 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 567

Keping 86


           Seperti terjadi hubungan batin melampaui batasan nonaktif
           yang diberlakukan Liong. Zarah sempat curiga bahwa suara

           yang ia dengar di kepalanya adalah akibat sisa zat aktif jamur
           Psilocybe.  Namun, ia yakin  dirinya sudah sepenuhnya sadar
           sejak terbangun di rumah suaka. Suara itu pun bukannya
           memudar, malah semakin jelas dan kerap. Suara itu memanggil
           namanya. Partikel.

             “Kalau saja kamu lagi aktif, aku pengin dibantu mendekripsi
           sesuatu,” Zarah berkata akhirnya. “Mungkin nanti kalau kita
           ada kesempatan?”
             Elektra termangu.  “Boleh… pasti,” jawabnya terbata,
           hampir  tak  mampu  menyamarkan  antusiasmenya  yang
           membeludak.  Kakak  Seperguruan  membutuhkan  bantuanku?
           BETULAN membutuhkanku?







           Kesunyian itu memekakkan telinga.  Toni rasanya dapat
           mendengar  pertanyaan  tak terucap yang diteriakkan Gio.
           Pertanyaan yang pasti sudah ingin diajukan Gio sejak mereka

           bertemu di rumah suaka.
             “Aku sudah tahu kamu Peretas. Aku membayangi kalian
           dari dua tahun yang lalu.” Toni berkata dengan pandangan
           tetap lurus ke depan. “Tapi, waktu kita ketemu di kantor Re,
           aku belum tahu apa-apa soal diriku sendiri. Baru tadi malam.”
             “So, kamu Peretas Memori,” gumam Gio.



           552
   562   563   564   565   566   567   568   569   570   571   572