Page 640 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 640

IntelIgensI embun PagI

              Tanpa bicara, Bodhi berlari menyusul Toni.
              Elektra menatap Zarah.  “Saya turut bahagia, Kak.” Ia

           menggenggam tangan Zarah kencang,  “Demi  Wimala
           Bersaudara.”  Tanpa menunggu reaksi dari Zarah, tergopoh
           Elektra menyusul  Toni dan Bodhi.  “Sampai modaaar!”
           teriaknya.
              Zarah menahan tangan Gio yang juga sudah siap

           menghambur pergi. “Kita nggak akan mati hari ini,” tegasnya.
              Tangan Zarah tiba-tiba terbetot, berikut setengah tubuhnya.
           Gio merangkul erat pinggang Zarah dan mendaratkan
           seberkas ciuman di atas bibirnya.
              “Kalaupun sampai mati, aku bakal cari kamu lagi,” bisik
           Gio.
              Pelukan itu terurai dengan cepat. Melejit bagai kijang, Gio
           mendaki setapak dan tak lama kemudian berada di paling

           depan.
























                                                                 625
   635   636   637   638   639   640   641   642   643   644   645