Page 642 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 642

IntelIgensI embun PagI

           hitam terbang cepat melewatinya bagai layang-layang raksasa

           yang diterbangkan entah dari mana.
              Rombongan  itu  seketika  terpaku  di  tempatnya  masing-
           masing. Makhluk hitam, tampak ringan bagai udara, sepasang
           mata kuning menyala, menggantung di tengah-tengah

           mereka.
              Elektra bahkan tak sanggup menjerit. Hantu dari alam
           antah berantah yang dimasukinya bersama Bodhi kini muncul
           di tengah-tengah mereka begitu saja bagai peserta keenam
           yang terlambat nimbrung.
              “JP,” desis Bodhi.

              “Anjing, Bod. Kamu kenal?” kata  Toni. Seumur hidup,
           belum ia pernah melihat hantu sebelumnya, dan tak
           keberatan untuk sesekali mengalami. Namun, ia tak pernah
           membayangkan  makhluk  halus  perdananya  adalah  hantu

           dengan panggilan “Jay-Pee”.
              “Dia penjaganya Alfa,” kata Bodhi lagi.
              Mendengar nama itu, yang lain langsung mengambil posisi
           siaga.
              “Bisa disetrum, nggak?” kata Toni. “Tra, siap-siap.”

              Tangan Bodhi spontan mengangkat.  “Sebentar. Kalau
           makhluk ini ada, berarti Alfa dalam bahaya.” Bodhi pun
           menyadari, bahaya itu pastinya sangat besar hingga sampai
           bisa mengaktifkan Jaga Portibi.

              “Jebakan, sudah pasti,” sahut Toni.



                                                                 627
   637   638   639   640   641   642   643   644   645   646   647