Page 652 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 652

IntelIgensI embun PagI

              Melihat Simon sudah terdesak, Zarah membelokkan

           arahnya. Menerjang kencang bagai banteng menyeruduk
           matador. Simon jatuh dengan punggung rata dengan tanah.
           Zarah duduk di atasnya sambil mendesakkan tongkatnya ke
           leher.

              “Bantu Elektra!” teriak Zarah kepada Gio.
              Elektra tidak butuh bantuan.  Terdengar bunyi desing
           seperti sengatan listrik. Sati mencelat beberapa meter ke
           belakang, terduduk di tanah.
              “Nggak butuh kabel, Bu!” Elektra berseru lantang.
              “Hebat.”  Sati  bangkit  berdiri  sambil  tersenyum  tipis.

           “Tapi, setrumanmu cuma bikin geli, Elektra. Untuk sampai
           sakit, butuh kekuatan seperti ini.” Sati mendorong telapak
           kosongnya ke arah Elektra.
              Elektra tertolak di udara, terlempar jauh, dan mendarat

           mencium tanah.
              Zarah tiba-tiba merasa kepalanya ditusuk dari dalam,
           begitu menyakitkan hingga matanya tak bisa membuka. Sekali
           dorong, Simon menyingkirkan Zarah dari tubuhnya.
              Togu mengangkat kedua tangannya, Bodhi dan Gio

           menyusul ikut terlempar ke udara. Keduanya menggelongsor
           di tanah tak jauh dari Elektra.
              Kalap, Toni menerjang ke arah Simon dan Togu dengan
           tangan kosong. Simon hanya mengibaskan telapaknya, dan

           Toni pun terguling jatuh.



                                                                 637
   647   648   649   650   651   652   653   654   655   656   657