Page 647 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 647

Keping 93


             Menggenggam kepingan batu Alfa di tangannya, Bodhi

           menggeram marah. Ia marah karena Gio dan Elektra benar.
           Sejak awal, mereka digariskan untuk gagal. Perjalanan ini tak
           lebih dari misi bunuh diri bersama.
             Ishtar  membutuhkan  mereka  untuk  kepentingannya.

           Portal di puncak Dolok Simaung-Maung bisa aktif, tapi tanpa
           Gerbang dan Kunci, portal tidak akan terbuka. Para Sarvara
           tahu mereka berlima tak punya pilihan selain menjalankan
           sekuens. Lagi-lagi, mereka dimanfaatkan dan tak bisa
           melawan. Ini adalah rencana kekalahan yang sempurna.
             “Kehadiran Zarah dan Gio di puncak bakal mengakselerasi

           portal. Begitu portal terbuka, semua Sarvara bakal melemah.
           Itu kesempatan kita,” jelas Toni.
             Bodhi menggeleng keras. Sebagai makhluk yang cuma
           “setengah Infiltran”, matematika mereka jelas sudah. Bahkan,

           yang murni Infiltran, seperti Ronggur, Kell, Liong, dan Kas,
           tidak mampu mengimbangi Ishtar dan pasukannya.  “Kita
           nggak mungkin menang, Ton,” ujarnya.
             “Ishtar bakal membalikkan kutub portal dengan
           kekuatannya  sendiri.  Fokus  dia  bakal  tersedot  ke  sana.

           Perimeter mereka hanya dijaga oleh tiga Sarvara yang lain.
           Mereka bakal melemah,” kata Toni. “Alfa punya rencana.”










           632
   642   643   644   645   646   647   648   649   650   651   652