Page 113 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 113
KEPING 8
Reuben, “dan, temannya ini sekarang malah jadi se lebritas.
Padahal, kalau dia berkarier di Amerika, paling-paling cuma
jadi debu di tengah gurun. Aku jamin nggak bakalan ek sis.”
“Jangan terlalu kejam. Orang ini memang pintar, kok.
Ganteng lagi.”
“Lumayan.”
Dimas membaca artikel itu lebih saksama. “Hei, tahu
nggak—”
“Dia homo juga?”
“Ferre ini cocok sekali dengan karakter Kesatria kita.”
“Oh, ya?”
“Umur 29, single, sudah jadi MD. Ha! Perusahaan asing.
Sempurna.”
“Tapi, jangan lupa,” Reuben menggoyangkan telunjuk nya,
“dia itu geng imigran. Masuk sini jadi barang impor. Eks-
patriat. Apa anehnya ekspatriat dapat posisi begitu di negara
ini?”
“Bisa nggak, sih, kamu berhenti sinis? Sebentar saja.”
102

