Page 226 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 226
KEPING 21
Titik Bifurkasi
esempatan itu hanya setengah jam.
Untuk kali pertama pula ia mengendalikan
K jadwal Re. Memaksanya untuk menjadi pencuri
waktu dari belasan jam yang harus ia persembahkan untuk
perusahaan, dan mencocokkan kesemuanya dengan sete ngah
jam yang ia punya.
Pada kesempatan itu, mereka berpelukan. Lama sekali.
Dan, Rana merasa jauh lebih baik dalam dekapan Re di ban-
dingkan obat atau infus apa pun yang dicerapkan ke dalam
tubuhnya.
“Kamu di sini saja, jadi obatku,” bisik Rana.
Di luar dari cintanya yang semakin terbakar oleh ucapan
romantis itu, Re selalu merasakan paradoks yang sama.

