Page 301 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 301
KEPING 30
Cermin yang Hidup
enjelang pukul setengah dua malam. Huruf-
huruf di buku itu mulai mengabur. Rasa kan-
Mtuknya tidak tertahankan lagi, dan matanya pun
terpejam.
Gelap. Seliweran sisa-sisa pikiran melintas untuk kali
terakhir.
Benar-benar gelap. Sunyi.
Terdengar sayup-sayup suara tangis yang terkempit da lam
isapan bantal. Tangis anak perempuan. Ada langkah-langkah
berat, menggema di koridor. Pintu berderit pelan. Ada suara
yang berbisik, mengatakan ia berbeda dengan anak-anak
yang lain dan betapa indah dirinya. Re merasa kan dingin,

